Bekerja Dengan Linux
August 3, 2006
1. MASUK KE SISTEM (LOGGING IN), MENGAKTIFKAN ANTAR MUKA PENGGUNA DAN KELUAR DARI SISTEM (LOGGING OUT)
1.1 Pengenalan
Untuk dapat bekerja dengan sistem linux secara langsung, anda perlu memasukkan nama pengguna (user name) dan kata sandi (password). Anda harus selalu meminta ijin kepada sistem (authenticate). Seperti yang sudah dibahas pada PENGENALAN FOSS DAN LINUX, kebanyakan sistem linux yang berbasis PC memiliki dua modus dasar yang dapat digunakan untuk menjalankan sistem: apakah menggunakan modus teks (console text mode) yang cepat dan seadanya, atau lebih tepatnya sederhana, yang mirip dengan DOS tetapi dapat menggunakan mouse, memiliki fitur dapat mengerjakan banyak tugas dalam waktu yang bersamaan (multitasking) dan dapat digunakan oleh banyak pengguna dalam waktu yang bersamaan pula (multi user), atau menggunakan modus grafis (graphical mode), memiliki tampilan lebih menarik tetapi menggunakan sumber daya sistem yang lebih banyak. 1.2 Modus Grafis
Sekarang ini merupakan modus standar yang digunakan pada kebanyakan komputer desktop. Anda akan tahu kalau anda sedang menggunakan modus grafis ketika nama pengguna dan kata sandi anda ditanyakan.
Untuk masuk ke sistem, pastikan penunjuk mouse (mouse pointer) berada dalam login window, masukkan nama pengguna dan kata sandi anda, kemudian pilih ok atau tekan enter.
Catatan:
Berhati-hatilah menggunakan root account!
Merupakan ide yang buruk untuk masuk ke sistem dalam modus grafis menggunakan nama pengguna root (pengelola sistem), karena penggunaan modus grafis akan menjalankan banyak program, dan dalam kasus root dengan banyak izin (permissions) pula. Untuk meminimalkan resiko, gunakan pengguna biasa saat masuk ke sistem dalam modus grafis. Bagaimanapun juga, sebisa mungkin hindari pengunaan root account untuk masuk ke sistem, baik dalam modus grafis maupun modus teks, kecuali untuk hal-hal yang memerlukan izin dari root.
Setelah memasukkan kombinasi nama pengguna dan kata sandi, akan membutuhkan waktu sebelum lingkungan grafis dijalankan, tergantung pada perangkat keras yang anda gunakan (CPU, RAM, Hard Disk, dll), perangkat lunak yang digunakan, dan pengaturan pribadi yang anda lakukan terhadap lingkungan grafis tersebut.
Hal-hal yang bisa anda lakukan hampir sama dengan semua sistem operasi yang menggunakan mouse, yaitu point n click, (tinggal pilih aplikasi yang diinginkan lalu lakukan klik ganda atau tekan enter), drag n drop, copy-paste, dll.
Untuk keluar dari sistem pada modus grafis, anda harus menghentikan semua aplikasi yang sedang berjalan (sebenarnya hal ini tidak harus dilakukan, karena sistem akan melakukannya secara otomatis, tetapi nantinya dapat memperlambat sistem ketika anda masuk lagi, karena aplikasi yang belum dihentikan akan dijalankan lagi secara otomatis, hal ini tentu saja bergantung pada pengaturan yang anda lakukan). Ketika anda sudah melihat login window atau login screen lagi, berarti anda sudah keluar dari sistem.
1.2 Modus Teks
Anda akan mengetahui ketika anda sedang berada dalam modus teks ketika keseluruhan layar berwarna hitam, dan menampilkan karakter berwarna putih atau warna lainnya. login screen pada modus teks biasanya menampilkan beberapa informasi tentang mesin yang anda gunakan dan sebuah prompt yang menunggu anda untuk masuk ke sistem.
Proses masuk ke sistem berbeda dengan modus grafis, dimana setelah memasukkan nama pengguna, anda harus menekan tombol enter, karena tidak ada tombol yang bisa anda pilih menggunakan mouse, baru setelah itu anda diminta memasukkan kata sandi diikuti tombol enter lagi. ketika memasukkan kata sandi, anda tidak akan melihat satu karakterpun di layar, bahkan tanda bintang-pun (asterisk, *) tidak, cursor juga tidak bergerak. Hal ini normal dalam linux dan dilakukan untuk alasan keamanan.
Ketika sistem sudah menerima anda sebagai pengguna yang benar (valid user), anda mungkin akan mendapatkan beberapa informasi tambahan, disebut pesan hari ini (messages of the day), dan bisa berupa apa saja. Atau anda akan mendapatkan tampilan fortune cookie yang cukup populer di UNIX, yang biasanya berupa pemikiran-pemikiran bijak atau tidak bijak (tergantung pendapat anda). Setelah itu anda akan diberikan sebuah shell, ditandai dengan prompt yang sama seperti yang anda dapatkan ketika membuka terminal di modus grafis.
Catatan:
Jangan masuk ke sistem menggunakan root account!
Masuk ke sistem sebagai root hanya untuk melakukan hal-hal yang memerlukan izin dari root, seperti menambah pengguna, menginstal perangkat lunak, dan melakukan konfigurasi jaringan atau sistem. Ketika sudah selesai dengan urusan tersebut, segera keluar dari sistem dan gunakan user account biasa untuk masuk ke sistem.
Keluar dari sistem dilakukan dengan memasukkan perintah logout, diikuti dengan tombol enter. Anda berhasil keluar dari sistem ketika anda menjumpai login screen lagi.
Catatan:
Jangan menekan tombol power!
Jangan mematikan komputer setelah keluar dari sistem. Mematikan komputer tanpa melalui proses halting, dapat menyebabkan kerusakan serius! Untuk mematikan sistem dari modus grafis, tekan tombol shut down dari dalam lingkungan grafis atau dari login window. Untuk modus teks, masukkan perintah halt atau poweroff.
Setelah mengetahui bagaimana cara untuk masuk dan keluar dari sistem, anda siap untuk melakukan beberapa perintah awal.
2. BENAR-BENAR DASAR
2.1.1. Peintah-perintah Dasar
Dibawah ini daftar dari beberapa perintah dasar yang akan anda coba. Detail dari perintah-perintah ini akan dibahas nanti pada tutorial selanjutnya.
- ls : menampilkan daftar dari semua files yang terdapat dalam direktori tempat anda bekerja saat ini, seperti perintah dir dalam DOS.
- cd directory : brepindah ke direktori tujuan.
- passwd : merubah kata sandi dari user account yang sedang digunakan.
- file file_name : menampilkan tipe file dari sebuah file.
- cat text_file : menampilkan isi dari sebuah file teks.
- pwd : menampilkan direktori tempat anda bekerja saat ini.
- exit atau logout : keluar dari sistem atau sesi (session) yang sedang berlangsung.
- man command : menampilkan halaman manual dari sebuah perintah.
- info command : menampilkan halaman info dari sebuah perintah.
- apropos string : mencari dalam basis data whatis tentang string yang ingin dicari.
2.1.2 Remarks Yang Umum
Anda memasukkan perintah-perintah tersebut di atas setelah prompt, dalam sebuah terminal window pada modus grafis atau pada modus teks, di ikuti tombol enter.
Sebuah perintah akan memiliki perilaku yang berbeda ketika anda memberikan option terhadap perintah tersebut, biasanya diawali dengan dash (-), seperti pada ls -a. Karakter option yang sama mungkin akan memiliki fungsi yang berbeda pada perintah yang lain. Program-program dari GNU menggunakan options yang lebih panjang, diawalai dengan two dashes (–), seperti ls –all. Beberapa perintah tidak memiliki option sama sekali.
arguments terhadap sebuah perintah merupakan spesifikasi dari obyek dimana perintah tersebut ingin anda terapkan, dengan kata lain obyek yang menjadi sasaran sebuah perintah. Misalnya ls /etc, dimana direktori /etc merupakan argument dari perintah ls. Hal ini menunjukkan bahwa anda ingin mengetahui isi dari direktori /etc, bukannya direktori tempat anda bekerja saat ini, yang bisa dilakukan dengan memasukkan perintah ls diikuti dengan tombol enter. Beberapa perintah memerlukan arguments, tetapi kadang arguments hanya bersifat optional.
Dalam linux, sama seperti UNIX, direktori dipisahkan oleh forward slash (/), seperti yang digunakan pada alamat web (web address atau URLs).
Simbol “.” dan “..” memiliki arti khusus ketika berhubungan dengan direktori. Kita akan mempelajarinya lebih lanjut saat melakukan beberapa latihan dan pada tutorial selanjutnya.
Catatan:
Usahakan untuk menghindari penggunaan root account untuk masuk ke sistem. Selain melakukan pekerjaan normal anda, kebanyakan pekerjaan, termasuk mengecek sistem, mengumpulkan informasi, dll, dapat dilakukan menggunakan user account biasa. Jika membutuhkan akses dari root, misalnya ketika membuat pengguna baru atau menginstall perangkat lunak, cara yang lebih baik adalah dengan mengganti user IDs. Bagaimana caranya anti akan dibahas lebih lanjut.
Hampir semua perintah dalam tutorial ini dapat dilakukan menggunakan user account biasa. Dalam kebanyakan kasus, ketika mengeksekusi perintah atau program yang memerlukan hak akses root, sistem akan memberitahu anda bahwa kata sandi dari root dibutuhkan. Ketika sudah selesai dengan pekerjaan tersebut, segera keluar dari aplikasi atau sesi yang sedang berjalan dengan menggunakan hak akses dari root.
Membaca dokumentasi yang tersedia seharusnya menjadi perilaku alamiah anda yang kedua. Terutama pada masa awal ketika anda bekerja dengan sistem.
2.1.3 Menggunakan Fitur-fitur Yang Dimiliki Bash
Beberapa kombinasi tombol khusus dapat membuat anda melakukan pekerjaan dengan lebih mudah ketika menggunakan GNU shell, bash, yang merupakan standar dari kebanyakan sistem linux. Dibawah ini merupakan daftar dari fitur-fitur yang paling sering digunakan, anda sangat disarankan untuk membiasakan diri dalam menggunakannya, supaya dapat menggunakan sistem secara lebih optimal sejak dari permulaan.
- ctrl+A : memindahkan kursor ke awal baris.
- ctrl+C : menghentikan program yang sedang berjalan dan kembali ke prompt.
- ctrl+D : keluar dari sesi shell yang sedang berlangsung, berfungsi sama seperti ketika anda memasukkan perintah logout atau exit.
- ctrl+E : memindahkan kursor ke akhir baris.
- ctrl+H : Berfungsi seperti tombol backspace (menghapus satu karakter ke depan).
- ctrl+L : mengosongkan layar.
- ctrl+R : melakukan pencarian ke dalam index perintah-perintah yang pernah digunakan.
- ctrl+Z : menghentikan program sementara (suspend).
- tombol panah ke kanan dan tombol panah ke kiri : memindahkan kursor satu karakter ke kanan atau ke kiri, sehingga memungkinkan anda untuk menyisipkan karakter.
- tombol panah ke atas dan tombol panah ke bawah : melakukan pencarian terhadap perintah-perintah yang pernah digunakan. Hal ini dapat menghemat waktu, anda tinggal mencari perintah yang pernah digunakan, melakukan sedikit perubahan, dan tekan enter.
- shift+PageUp dan shift+PageDown : menggulung layar (terminal buffer) ke atas atau kebawah.
- tab : menggunakan fitur penyelesaian perintah atau nama file secara otomatis (command and file name completion), dimana anda tidak perlu untuk memasukkan semua karakter dari suatu perintah atau nama file. Ketika terdapat beberapa kemungkinan pilihan, sistem akan memberitahu anda melalui sinyal suara atau layar yang berkedip, atau, jika terdapat begitu banyak kemungkinan pilihan, sistem akan menanyakan apakah akan menampilkan semua kemungkinan pilihan tersebut.
- tab tab : menampilkan kemungkinan pilihan dari command and file name completion.
Dua fitur terakhir mungkin memerlukan penjelasan tambahan. Misalnya, ketika anda ingin berpindah ke direktori yang memiliki nama yang sangat panjang, /direktori_yang_memiliki_nama_yang_sangat_panjang, tentunya anda tidak mau mengetikkan semuanya. Anda hanya perlu mengetikkan cd /dir, kemudian tekan tab dan shell akan menyelesaikannya untuk anda, jika tidak ada direktori lain yang memiliki 3 karakter awal yang sama (dir). Tentu saja ketika tidak ada direktori yang memiliki karakter awal d, anda tinggal mengetikkan cd /d kemudian tekan tab. Jika terdapat lebih dari satu direktori yang memiliki karakter awal yang sama, shell akan memberitahu anda, kemudian anda bisa menekan tab tab, untuk menampilkan semua kemungkinan pilihan yang ada.
Contoh:
![]()
Gambar 2-1
Pada contoh diatas, jika anda mengetikkan “a” setelah dua karakter pertama dan menekan tombol tab lagi, maka tidak ada kemungkinan pilihan pilihan lagi, dan shell akan menyelesaikan nama file untuk anda, jadi anda tidak perlu untuk mengetikkan “rthere”.
![]()
Gambar 2-2
Tentu saja, anda tetap harus menekan enter untuk menerima pilihan tersebut.
Pada contoh diatas, jika anda mengetikkan “u”, dan menekan tab, shell akan menambahkan “ff” untuk anda, tetapi kemudian akan melakukan protes lagi, karena masih terdapat dua kemungkinan pilihan. Jika anda menekan tab tab lagi, anda akan melihat kemungkinan pilihan yang ada. Jika anda mengetikkan satu atau lebih karakter lagi yang tidak membuat sistem menjadi ambigu, dan menekan tab lagi, atau enter ketika sudah mencapai akhir dari nama file yang ingin anda pilih, maka shell akan menyelesaikan nama file yang anda inginkan dan membawa anda ke direktori tersebut, jika tujuan anda memang benar-benar sebuah direktori.
Hal ini berlaku untuk semua nama file yang menjadi arguments dari sebuah perintah.
Hal yang sama juga berlaku pada penyelesaian nama perintah. Mengetikkan ls dan menekan tab dua kali, akan menampilkan semua perintah yang berada dalam PATH yang berawalan dengan dua karakter tersebut.
![]()
Gambar 2-3
2.2 Mendapatkan Pertolongan
2.2.1. Waspadalah
Cara yang umum untuk mendapatkan pertolongan adalah dengan mencari seseorang yang lebih tahu, dan walaupun komunitas linux memiliki sifat yang sabar dan cinta damai, hampir setiap orang akan berharap bahwa anda telah mencoba satu atau lebih metode yang ada dalam bagian ini sebelum bertanya kepada mereka.
2.2.2. Halaman-halaman Petunjuk Penggunaan (manual pages)
Banyak pengguna pemula yang takut untuk membaca halaman-halaman man (manual), karena merupakan sumber dokumentasi yang cukup membingungkan. Halaman-halaman petunjuk penggunaan tersebut, bagaimanapun juga, sangat terstruktur, seperti yang akan anda lihat pada contoh berikut ini pada: man man.
Membaca halaman petunjuk penggunaan biasanya dilakukan dalam terminal window ketika berada pada modus grafis, atau pada modus teks jika anda lebih menyukainya. Ketikkan perintah seperti di bawah ini, diikuti tombol enter:
![]()
Gambar 2-4
Dokumentasi dari man akan ditampilkan setelah anda menekan enter:
![]()
Gambar 2-5
Untuk menuju ke halaman selanjutnya tekan space bar. Anda bisa kembali ke halaman sebelumnya dengan menekan tombol “b”. Ketika anda sudah mencapai halaman akhir, biasanya man akan keluar dengan sendirinya dan anda akan kembali mendapatkan prompt. Tekan “q” bila anda ingin keluar dari halaman manual kapan saja anda inginkan, atau ketika man tidak keluar dengan sendirinya setelah mencapai halaman akhir.
Catatan:
Kombinasi tombol yang tersedia untuk memanipulasi halaman-halaman manual tergantung pada pager yang digunakan dalam distribusi yang anda gunakan. Kebanyakan distribusi linux menggunakan less untuk menampilkan halaman manual.
Setiap halaman manual biasanya memiliki beberapa bagian standar, seperti yang akan kita lihat dari contoh man man:
- Baris pertama menampilkan nama dari perintah yang sedang anda baca, dan nomor id yang menyatakan bagian atau lokasi dimana halaman manual tersebut berada. Halaman manual disusun berdasarkan bab (chapter). Perintah bisanya memiliki banyak halaman manual, semisal halaman manual dari bagian pengguna, pengelola sistem, dan dari bagian pembuat program.
- Nama dari perintah beserta penjelasan singkat akan ditampilkan, yang mana digunakan untuk membangun index dari halaman-halaman manual. Anda dapat mencari apapun dengan menggunakan kata pencarian dalam index ini menggunakan perintah apropos.
- Sinopsis dari perintah yang bersangkutan menyediakan notasi tehnikal dari semua options dan atau arguments yang dapat diterima oleh perintah tersebut. Anda dapat mengibaratkan option sebagai cara untuk mengeksekusi perintah, sedangkan argument sebagai apa atau target yang akan dieksekusi. Beberapa perintah tidak memiliki option maupun arguments. Options dan arguments yang bersifat optional diletakkan dalam tanda kurung siku, “[" dan "]“, untuk menunjukkan bahwa option dan argument tersebut dapat tidak digunakan.
- Penjelasan yang lebih panjang dari perintah yang bersangkutan akan disediakan.
- Options beserta penjelasannya akan ditampilkan. Options biasanya dapat digabungkan atau dikombinasikan, jika tidak, maka pada bagian tersebut akan diberikan penjelasan.
- environment menjelaskan tentang variabel-variabel dari shell yang mempengaruhi perilaku dari perintah yang bersangkutan (tidak semua perintah memilikinya).
- Terkadang tersedia bagian yang lebih spesifik untuk perintah yang bersangkutan, seperti bagian halaman untuk cat dalam contoh diatas.
- Referensi ke halaman manual lainnya disediakan pada bagian SEE ALSO. Pengguna yang sudah berpengalaman sering berpindah ke bagian SEE ALSO dengan menggunakan perintah / diikuti kata pencarian SEE dan menekan enter.
- Biasanya juga terdapat informasi tentang bugs (ketidak-normalan atau anomalies) yang sudah diketahui, dan dimana tempat melaporkan bugs yang baru.
- Mungkin juga terdapat informasi tentang penulis (author) dan hak penggandaan (copyright).
Beberapa perintah memiliki beberapa halaman manual. Misalnya, perintah passwd memiliki halaman manual pada bagian 1 dan 5. Secara default, halaman manual dengan nomor terendah akan ditampilkan. Jika anda ingin melihat bagian yang lain, tentukan setelah perintah man:
man 5 passwd
Jika anda ingin melihat semua halaman manual tentang sebuah perintah, secara berurutan, gunakan option -a:
man -a passwd
Dengan cara ini, ketika anda mencapai halaman terakhir dari halaman manual yang pertama dan menekan space lagi, halaman manual dari bagian berikutnya akan ditampilkan.
2.2.3. Info Lebih
2.2.3.1. Halaman Info
Sebagai tambahan dari halaman manual, anda dapat membaca halaman info tentang sebuah perintah, dengan menggunakan perintah info. Halaman info biasanya memiliki informasi lebih baru dan lebih mudah untuk digunakan. Halaman manual untuk beberapa perintah merujuk pada halaman manual.
Mulailah dengan mengetikkan info info di console atau terminal window:
![]()
Gambar 2-6
Gunakan tombol anak panah untuk berpindah di dalam teks dan pindahkan kursor ke baris yang diawali dengan simbol asterisk (*), yang mengandung kata kunci tentang hal-hal yang ingin anda cari, kemudian tekan enter. Gunakan tombol P dan N untuk berpindah ke subyek sebelum atau sesudahnya. Tombol space akan membawa anda satu halaman lebih jauh, tidak peduli apakah akan berpindah ke subyek baru atau halaman info untuk perintah yang lain. Gunakan tombol Q untuk keluar.
2.2.3.2. Peintah Whatis dan Apropos
Indeks singkat yang berisi penjelasan untuk suatu perintah disediakan oleh perintah whatis, seperti pada contoh berikut ini:
![]()
Gambar 2-7
Perintah ini menampilkan penjelasan singkat tentang sebuah perintah, dan bagian pertama dari koleksi halaman manual yang berisi tentang halaman yang berkaitan dengan perintah tersebut.
Jika anda tidak tahu dimana untuk mulai dan halaman manual mana yang harus dibaca, peintah apropos akan memberikan anda informasi lebih. Katakanlah anda tidak tahu bagaimana caranya menjalankan browser, kemudian anda dapat mengetikkan perintah berikut ini:
![]()
Gambar 2-8
Setelah menekan enter, anda akan melihat terdapat banyak hal di dalam mesin anda yang berhubungan dengan browser, tidak hanya web browser tetapi juga file dan FTP browser, dan browser untuk dokumentasi. Jika anda memiliki paket-paket pengembangan yang sudah di install, anda juga dapat melihat halaman manual yang berhubungan dengan pembuatan browser. Setelah melihat tampilan dari perintah apropos di atas, anda mungkin akan mencoba menjalankan firefox.
2.2.3.3. Option –help
Mayoritas dari perintah-perintah GNU mendukung penggunaan option –help, yang memberikan panjelasan singkat tentang bagaimana menggunakan perintah yang bersangkutan dan menampilkan daftar dari options yang tersedia. Dibawah ini adalah output menggunakan perintah cat:
![]()
Gambar 2-9
2.2.3.4. Bantuan Dengan Tampilan Grafis
Jangan kecewa jika anda lebih suka menggunakan antar muka pengguna grafis. Konqueror, File manager default yang digunakan KDE, menyediakan akses ke halaman manual dan halaman info menggunakan tampilan grafis yang mudah digunakan dan berwarna, indah bukan? Anda mungkin ingin mencoba “info:info” pada location address bar, dan anda mendapatkan tampilan halaman info tentang perintah info. Sama halnya, “man:ls” akan menampilkan halaman manual dari perintah ls. Anda bahkan akan mendapatkan command name completion, dimana akan ditampilakan daftar dari semua perintah yang berawalan “ls“. Dengan mengetikkan “info:/dir” akan menampilkan semua halaman info yang disusun berdasarkan kategori utilitas. Sebuah bantuan yang mengesankan, termasuk di dalamnya konqueror handbook.
![]()
Gambar 2-10
Gnome help browser juga mudah digunakan, sama halnya dengan konqueror. Dengan tampilan standar, dokumentasi sistem dan halaman-halaman manual dapat dengan mudah untuk dibaca.
Nautilus file manager (Gnome) menyediakan indeks untuk melakukan pencarian terhadap halaman manual dan halaman info.
Kelebihan utama dari penggunaan antar muka pengguna grafis untuk menampilkan dokumentasi sistem adalah semua informasi saling terkait (interlinked). Jadi anda bisa berpindah ke bagian dan halaman manapun.
2.2.3.5. Pengecualian
Beberapa perintah tidak memiliki dokumentasi yang terpisah, karena merupakan bagian dari perintah yang lain. cd, exit, logout, dan pwd merupakan contoh dari pengecualian tersebut. Mereka merupakan bagian dari program shell anda dan disebut sebagai perintah-perintah yang terintegrasi dengan shell (shell built-in commands). Untuk informasi tentang hal ini, rujuklah halaman manual atau info dari shell anda. Mayoritas dari pengguna pemula linux menggunakan bash shell.
Jika anda sudah merubah konfigurasi awal dari sistem anda, masih dimungkinkan bahwa halaman-halaman manual masih berada pada tempatnya, tetapi tidak terlihat karena lingkungan shell anda sudah berubah. Dalam kasus ini, anda perlu mengecek variabel MANPATH.
Beberapa program atau paket hanya memiliki sebuah set instruksi atau referensi di dalam direktori /usr/share/doc.
Pada kasus yang lebih parah, anda mungkin sudah menghapus dokumentasi yang ada secara tidak sengaja (semoga saja memang karena ketidak-sengajaan, karena melakukannya dengan sengaja merupakan sebuah ide yang sangat buruk). Dalam hal ini, pertama-tama pastikan bahwa tidak ada dokumentasi yang tersisa menggunakan utilitas pencarian. Jika memang tidak ada yang tersisa, jalan satu-satunya adalah meng-install ulang dokumentasi yang diinginkan.
2.3. Kesimpulan
Linux dapat dioperasikan dalam modus teks atau grafis. Karena saat ini harga CPU dan RAM menjadi lebih murah, setiap pengguna linux akan lebih senang bekerja dalam modus grafis. Hal ini tidak berarti bahwa anda tidak perlu mengetahui tentang modus teks. Dalam tutorial ini kita akan bekerja dalam lingkungan teks, baik menggunakan console maupun terminal window.
Linux mempengaruhi penggunanya untuk memperoleh pengetahuan dan menjadi independen. Tentu saja, anda harus membaca banyak dokumentasi untuk dapat mencapai tujuan tersebut. Itulah mengapa, dalam tutorial ini kita akan selalu merujuk pada dokumentasi tambahan untuk hampir semua perintah yang digunakan, utilitas dan masalah yang diuraikan. Semakin banyak dokumentasi yang anda baca, semua akan menjadi lebih mudah dan lebih cepat dalam menjelajahi manual yang tersedia. Jadikanlah membaca dokumentasi menjadi kebiasaan anda sesegera mungkin. Ketika anda tidak tahu jawaban dari permasalahan yang terjadi, merujuk ke dokumentasi seharusnya menjadi hal almiah yang kedua yang harus anda lakukan.
2.4. Latihan
Mayoritas dari semua yang kita pelajari adalah dengan melakukan kesalahan dan dengan mengetahui bagaimana suatu hal menjadi salah. Latihan ini dibuat demikian agar anda membaca pesan kesalahan yang terjadi. Urutan pengerjaannya merupakan hal yang penting.
Jangan lupa untuk menggunakan fitur-fitur yang dimiliki bash, cobalah untuk mengerjakan latihan-latihan berikut ini dengan mengetikkan sedikit mungkin karakter!
2.4.1. Berhubungan dan Memutus Hubungan
- Cari tahu apakah anda sedang bekerja dalam modus teks atau grafis.
Saya sedang bekerja dalam modus teks / grafis. (coret yang tidak digunakan)
- Masuk ke sistem dengan nama pengguna dan kata sandi yang sudah anda tentukan pada saat melakukan instalasi sistem.
- Keluar dari sistem.
- Masuk ke sistem lagi dengan menggunakan nama pengguna yang tidak ada atau belum didefinisikan.
Apa yang terjadi?
2.4.2. Kata Sandi
Masuk ke sistem lagi dengan menggunakan nama pengguna dan kata sandi anda sendiri.
- Rubah kata sandi anda menjadi P6p3.aa! dan tekan enter.
Apa yang terjadi?
- Coba masuk ke sistem lagi, kali ini gunakan dengan kata sandi yang konyol dan mudah, seperti 123 atau aaa.
Apa yang terjadi?
- Coba masuk ke sistem lagi, kali ini jangan memasukkan kata sandi, hanya tekan enter saja.
Apa yang terjadi?
- Cobalah menggunakan perintah psswd daripada passwd.
Apa yang terjadi?
Catatan:
Kecuali anda ganti lagi kata sandi anda sesuai dengan awalnya (sebelum anda melakukan latihan ini), maka kata sandi anda sekarang tetap P6p3.aa!
Perhatikan bahwa beberapa sistem mungkin tidak memperbolehkan untuk menggunakan kembali kata sandi yang telah digunakan sebelumnya.
2.4.3. Direktori
- Masukkan perintah cd blah
Apa yang terjadi?
- Masukkan perintah cd ..
Apa yang terjadi?
- Tampilkan isi dari direktori menggunakan perintah ls
Apa yang anda lihat?
Menurut anda apa yang anda lihat sekarang?
Cek dengan perintah pwd.
- Masukkan perintah cd
Apa yang terjadi?
- Ulangi langkah 2 sebanyak dua kali
Apa yang terjadi?
- Tampilkan isi dari direktori ini
- Cobalah perintah cd root
Apa yang terjadi?
Anda memiliki akses ke direktori apa saja
- Ulangi langkah 4
Apakah anda tahu bagaimana cara lain untuk mengetahui posisi anda sekarang?
2.4.4. File
- Berpindahlah ke direktori / dan kemudian etc. Ketikkan ls. Jika output-nya lebih panjang dari layar monitor anda, gunakan kombinasi tombol shift+PageUp dan shift+PageDown.
File inittab memiliki jawaban dari pertanyaan pertama dalam daftar ini. cobalah perintah file untuk file ini.
Tipe file dari inittab adalah …
- Gunakan perintah cat inittab dan baca file ini
Apa modus yang digunakan secara default oleh sistem anda?
- Kembalilah ke direktori home menggunakan perintah cd
- Masukkan perintah file
Apakah hal ini membantu anda untuk memahami arti dari “.”?
- Dapatkah anda melihat isi dari “.” dengan menggunakan perintah cat?
- Tampilkan help untuk perintah cat, menggunakan option –help. Gunakan option untuk memberi nomor pada baris output untuk menghitung berapa banyak pengguna yang terdapat dalam file /etc/passwd.
2.4.5. Mendapatkan Pertolongan
- Baca man info
- Baca man ls
- Baca info passwd
- Masukkan perintah apropos passwd
- Cobalah man atau info pada cd
Apa yang anda lakukan untuk mendapatkan informasi lebih tentang cd?
- baca ls –help dan cobalah semua.
last updates 04/08/2006
nsa Wijayanto
freedomcasher@gmail.com
Entry Filed under: Tutorial. .
2 Comments Add your own
Leave a Comment
Some HTML allowed:
<a href="" title=""> <abbr title=""> <acronym title=""> <b> <blockquote cite=""> <cite> <code> <pre> <del datetime=""> <em> <i> <q cite=""> <strike> <strong>
Trackback this post | Subscribe to the comments via RSS Feed
1.
dany "sparrow" | August 4, 2006 at 3:13 am
good job,tapi pada bab bener2 dasar masih kurang lengkap,bagi para newbie masih membingungkan,kalo bisa dikasih contoh dengan screen shot kalo gak ya kasih contoh biasa, trus command2 dasarnya masih banyak yang belum ditulis,liat aja di modul SO praktikum disitu ditulis semua command2 dasar lumayan lengkap,so bisa dijadiin referensi tulisan.
tapi dari keseluruhan sudah ok
2.
Pemuda Selo | August 7, 2008 at 7:35 am
Thanks for , Pencerahannya