Membuat Shortcut “Eject CD”
August 3, 2006 at 2:11 am Leave a comment
Untuk dapat melakukan eject CD secara otomatis dan bukannya manual (dengan menekan tombol eject pada optical drive), diperlukan program “eject“. Kebanyakan disto linux yang baru sudah menyertakan paket program tersebut.
Pertama, buat shortcut atau application luncher dan letakkan dilokasi yang anda sukai (panel, desktop, universal sidebar (kde), dll), beri nama dan icon sesuai dengan selera anda, kemudian pada kolom command, isikan perintah “eject -v“, setelah itu aktifkan “run in terminal” (berfungsi untuk menampilkan proses yang sedang berlangsung yang didapatkan dari option -v (verbose), hal ini bersifat optional, anda boleh mengaktifkannya atau tidak itu terserah anda, dan berguna untuk melacak kesalahan yang terjadi, jika memang terjadi kesalahan).
Catatan:
Perintah eject secara default menggunakan target device yang dikenali oleh sistem yang anda gunakan, misalnya /dev/hdb (bila optical drive anda berada pada posisi primary slave), /dev/hdc (bila optical drive anda berada pada posisi secondary master), dst.
Bila anda menggunakan dua atau lebih optical drive, maka anda harus membuat shortcut sebanyak optical drive yang anda gunakan, masing-masing untuk optical drive yang berbeda, dan jangan lupa gunakan perintah “eject -v target_device“, misalnya “eject -v /dev/hdc“.
Kedua, silahkan dicoba shortcut yang sudah susah payah anda buat tersebut, dan semoga berhasil…
Catatan tambahan:
Perintah eject sebenarnya tidak hanya digunakan pada optical drive saja, tapi juga bisa digunakan pada drive yang lain seperti floppy disk drive, flash disk, dll, tetapi tentu saja perangkat keras anda juga harus mendukung. Untuk keterangan lebih detail tentang fungsi dari perintah eject, silahkan baca manual-nya (man eject).
last update 03/08/2006
nsa Wijayanto
freedomcasher@gmail.com
Entry filed under: Linux Tips n Tricks. Tags: .
Trackback this post | Subscribe to the comments via RSS Feed